Minggu, 15 Mei 2016

Diskusi Pendek 'Geng'

Diposting oleh faridatul muffidah di 14.44 0 komentar
Kemarin aku sempat melakukan diskusi tentang banyak hal dengan salah satu adik kelasku, Siti. Termasuk tentang terbentuknya berbagai geng di lingkungan kampus. Dimulai dari pertanyaanku "Kenapa sih dia setiap kampus bahkan tiap kelas kita selalu membentuk geng sendiri-sendiri, kenapa sih kita tidak bergaul dengan baik sama semuanya?", lalu dia menjawab "itu seleksi alam kak."

Setelah aku pikir-pikir benar apa yang dikatakan oleh dia. Kita menyeleksi seseorang yang memiliki sifat yang sama dengan kita dan seseorang yang nyambung dengan kita. Karena apabila ada seseorang yang memiliki sifat yang sama dengan kita dan bisa nyambung dengan orang it, maka kita akan dengan mudah menerima mereka.

Adik kelasku kemudian kembali berujar "Aku merasa beruntung kak punya gang, jadi ketika aku telat datang ke kampus ada yang perduli dengan aku, ada yang mencari aku "eh lo dimana? Udah telat ni, pak Syarif sudah datang, dan lain-lain. Aku pun sendiri langsung teringat dengan para gengku karena aku juga merasakan hal seperti itu.

Namun, meskipun kita punya gang, kita jangan menutup diri untuk tidak bergaul dengan yang lain. Karena memang banyak gang yang merasa diri mereka esklusif. Mereka membuat batasan dan menciptakan ruang lingkup orang dalam untuk teman-teman se-gengnya dan orang luar untuk orang yang tidak masuk gangnya. Hal tersebut aku pikir merugikan, karena bagiku saat kuliah adalah masa yang tepat untuk kita dalam mencari teman dan kenal dengan orang sebanyak-banyaknya.

So guys punya gang itu boleh dan wajar banget, tetapi jangan menutup diri untuk orang lain untuk lebih dekat dengan kamu. Punya banyak teman banyak itu menyenangkan.

Kamis, 12 Mei 2016

Pengalaman Tes di Kapanlagi Network Sebagai Tim Digital Support

Diposting oleh faridatul muffidah di 15.10 0 komentar
Aku adalah orang yang suka dengan media. Karena bagiku media menjadi salah satu dari jendela dunia. Media dapat memberikan berbagai macam informasi terhadap masyarakat. Maka dari itu saya ingin sekali menjadi bagian dari media. Saya pun kemudian mengikuti tes-tes yang dilakukan di berbagai media online di Indonesia, salah satunya adalah Kapanlagi Network.

Waktu itu saya melihat informasi di Twitter bahwa Kapanlagi Network sedang membutuhkan karyawan di posisi Tenaga Digital Support. Sebenarnya saya masih belum tahu job desk dari pekerjaan yang saya lamar itu, namun karena saya ingin kerja di media, langsung saja deh aku kirim CV dan surat lamaran.

Keesokan harinya aku langsung di telvon oleh pihak kapanlagi, diundang untuk mengikuti tes di Malang. Langsung deh sorenya aku berangkat ke Malang. Dan besoknya langsung tes.

Tes untuk menjadi karyawan Tim Digital support adalah kita disuruh mencari 10 berita menarik yang ada di Kapanlagi Netwotk seperti Kapanlagi.com, Brilio, Merdeka dan lain-lain. Dari 10 berita itu kita disuruh membuat judul ulang dengan minimal 20 karakter saja. Ini tantangannya, bagaimana kita harus membuat judul yang menarik tetapi hanya dengan keterbatasan karakter. Selain itu, kita juga disuruh memberikan deskripsi pada berita yang kita tulis dengan minimal 80 karakter.

Setelah melakukan tes praktik, saya kemudian di interview oleh salah satu pihak HRDnya. Seperti wawancara pada umumnya kita ditanya mengenai diri kita, pengalaman kita, dan keaktifan dalam bermain medsos. Mengapa keaktifan bermain medsos dipertanyakan? Mungkin karena medsos adalah salah satu bagian dari job desk Tim Digital Support.

Rabu, 06 Januari 2016

Nenek

Diposting oleh faridatul muffidah di 08.43 0 komentar
Halo kali ini aku mau bercerita tentang nenek aku dari ibukku. Nenekku ini memang banyak bicara, tetapi bicaranya itu selalu menasehati.

"Da pagi siang malam jangan lupa baca ayat kursi biar dilindungi. Sholatnya jangan sampek ditinggalin, dan puasa senin kamis itu perlu nak."

Itu yang selalu dinasehatkan nenekku kepadaku tiap kali dia ngobrol. Dulunya nenekku pedagang ikan, aku masih ingat dulu aku sering banget nganterin dia jualan, trus aku ngabisin jajannya.

Nenekku selalu ingat aku, tiap aku lagi dirumah, dia selalu beliin aku daging, dianterinnya ke rumahku.

Tiap aku mau balik ke perantauan, sampek aku kerja pun dia tetap ngasih uang jajan.

Tetapi sekarang nenekku sedang sakit, aku tidak mengerti katanya tulangnya bengkok, aku ingin pulang liat nenekku tetapi gak bisa karena aku kerja.

Aku sedih nenekku tinggal sendiri dirumahnya dan tidak bersama anak2nya, aku selalu maksa agar dia mau tinggal dirumahku biar dirawat ibukku, tetapi dia nggak mau.

Hari ini dokter mengatakan jika nenekku harus menjalani operasi. Tetapi dia menolak, dia tidak mau. Aku sedih banget.

Ya Allah please sembuhkanlah nenekku. Aku ingin ketika aku nikah nenekku masih bisa ngeliat aku.

Aku gak ngerti, mengapa akhir2 ini aku sering mimpiin nenekku. Mungkin karena aku kangen bgt dan pengen ketemu.

Rabu, 25 November 2015

Kangen

Diposting oleh faridatul muffidah di 06.31 0 komentar
Aku sebenarnya tidak ingin menyerah untuk tetap mempertahankanmu. Aku tetap ingin berjuang. Tetapi percakapan semalam membuat aku yakin bahwa kamu ragu untuk kembali menerima aku dalam hidupmu, kamu tidak bisa percaya dengan aku lagi.

Hari ini kita benar-benar tidak ada komunikasi sama sekali, ini pertama kalinya bukan? Rasanya kangen sekali, aku pengen hubungin kamu, pengen chat kamu, tetapi aku mengurungkannya, karena aku tahu kamu sudah tidak nyaman dengan aku.

Aku tidak tahu hidupku kedepan bakal seperti apa tanpa kamu. Aku harap kita berdua sama-sama menemukan kehidupan baru masing-masing. Yang membuat kita bahagia dan tersenyum selalu...

Salam kangen dariku untukmu :'(

Senin, 23 November 2015

Untukmu

Diposting oleh faridatul muffidah di 09.41 0 komentar
Hai kamu yg sampai sekarang masih ada dalam hatiku, hari ini hatiku sangat hancur, kamu ingin mengakhiri semua kisah kita, ntah kisah apa yang kita jalani selama ini.

Aku merasa menjadi seseorang yang sangat beruntung bisa mengenal dan dekat dengan kamu, tetapi semua itu harus berakhir malam ini juga, tgl 23 November pukul 21:14..

Aku tidak tahu apa yang membuat kamu marah sekali dengan aku, gara-gara aku memintamu untuk menyampaikan salam kepada orang yang pernah aku sayang, asal kamu tahu aku sudah tidak ada perasaan apa apa dengan orang itu, aku sadar bahwa kamu jauh dan jauh lebih baik darinya, aku hanya merasa iri saja ketika kalian hanya chat berdua tanpa melibatkan aku, dulu kan kita selalu chat bertiga, itu saja, aku hanya merasa menyeaal dan ingin memperbaiki semuanya. Tetapi kenapa kamu tidak pernah mengerti itu, kamu selalu mikir aku memanfaatkan kamu agar aku bisa dekat dengan dia, demi Allah aku tidak seperti itu, aku hanya merasa mungkin kamu bisa membantuku agar kita bertiga bisa seperti dulu lagi.

Dan gara-gara itu, kamu mengatakan untuk tidak mau kenal dengan aku lagi, kamu gak mau chat dengan aku lagi, kamu mau ninggalin aku, aku sedih aku nangis, aku gak mau kehilangan kamu.

Tetapi kamu sepertinya sudah sangat yakin untuk tidak mau mengenalku lagi, aku ingin mempertahankan kamu, tetapi kamu bilang kamu audah merasa ilfeel dengan aku, yaaa aku bisa apa, aku coba bisa nerima saja semuanya, kalau memang kamu sudah tidak membutihkan aku lagi dalam hidupmu, aku akan mencoba ikhlas untuk kau tinggalkan. Aku hanya berharap kamu selalu dilimpahkan kebahagiaan yang lebih, dan aku mintak maaf aku banyak menyakiti kamu...

Rabu, 14 Januari 2015

MOM & DAD

Diposting oleh faridatul muffidah di 08.33 1 komentar
Sungguh pengecut diriku, aku datang kesini ketika aku ada masalah, ketika aku sedang bingung dan ketika aku sedang bersedih saja.

Hari ini aku merasa sangat sedih, karena aku mengetahui bahwa orang tuaku telah berantem selama 1 minggu lebih, aku merasa bukan anak yang baik, aku merasa aku bukan anak yang bisa diandalkan, selama satu minggu aku hanya bermain dan bersenang-bersenang, namun disisi lain orang tua sedang berselih paham dan saling tidak berbicara satu sama lain. pada hari ini aku telvonan dengan ibukku, namun kemudian aku merasa ibukku sedang bersedih, ibukku seakan menahan tangisnya, aku kemudian bertanya pada ibukku ada apa sebenarnya kok aku merasa ibu sedang bersedih, awalnya ibuku tidak mau bicara, namun setelah aku memaksanya ibu jujur padaku bahwa dia sedang berantem dengan ayahku, seketika itu suara ibu pecah, dan aku sekuat hati menahan tangisku, dan masalah sekarang ini tidak jauh-jauh dari masalah sebelumnya, yaitu ada sesorang yang memang sengaja ingin menghancurkan keluarga kami, nomer tidak dikenal mengsms ayahku dan melaporkan hal-hal yang tidak benar, nomer tak dikenal tersebut menfitnah ibuku, sungguh hati ini sangat sakit mendengarnya, aku kemudian tak kuasa menahan tangisku, aku menangis bersama ibuku di telvon. Sore hari aku mencoba menelvon ayah dan menanyakan apa yang sedang terjadi, tetapi ayah tidak mengakui kalau mereka sedang berantem, tetapi aku merasakan ayahku menahan tangisnya, aku betul-betul merasakannya, hatiku sakiit, sangat sangat sakit.

Kedua orang tuaku berantem emang bukan pertama kalinya, sedari kecil aku sudah melihat mereka barantem. Aku sangat sedih sekali, hatiku hancur ketika mengingat hal itu semua. Dan aku sangat kecewa pada diriku karena aku tidak dapat berbuat apa apa.

Ya Allah jika hamba diberikan satu permintaan hamba ingin agar keluarga hamba hidup dengan tenang, rukun dan menjadi keluarga yang sangat-sangat harmonis di muka bumi ini. dan aku harap orang yang berusaha mengancurkan keluarga hamba itu diberikan kesadaran.

Jumat, 26 Desember 2014

Lisan

Diposting oleh faridatul muffidah di 20.07 0 komentar
Kita tidak menyadari bahwa lisan itu lebih tajam daripada pedang. dengan lisan kita membuat hati seseorang menangis, seperti hari ini aku menyakiti seseorang dengan lisanku, aku mengatakan sesuatu hal yang membuat dia tersinggung, padahal awalnya aku hanya bercanda, tetapi gak kusangka itu dapat membuat dia menulis status panjang lebar dan mengatakan bahwa dia sakit hati. Ini bukan pertama kalinya lisanku membuat orang menangis, aku ingat aku pernah membuat membuat orang yang aku sayang menangis dan dia sampai diam kepadaku selama beberapa hari, waktu itu aku marah sekali sama dia, karena marah mucul-lah kata-kata yang tidak sepantasanya keluar dari lisanku, dan pada akhirnya dia marah balik kepadaku, dia sangat tersinnggung dengan perkataanku, dan aku merasa sangat menyesal.

Aku pun pernah merasakan sakit karena lisan, yang paling kuingat adalah ketika aku putus dengan mantanku, aku minta putus karena tidak ada kecocokan dengannya, karena aku minta putus dia mengancamku, menghinaku, menduduhku dengan lisannya, sehingga aku menangis,aku merasa sangat sakit, dia mengatakan hal-hal yang tidak pantas diucapkan. Hal lain yang tidak aku lupakan karena lisan adalah ketika ibukku di fintnah, sehinga hampir saja kedua orangtuaku bercerai, saat itu hatiku, hati ibukku, dan hati aku sangat sakit, serasa diiris-iris dengan pisau.

Mengingat hal itu aku mengingatkan kepada kalian, jagalah lisan kalian, karena tanpa disadari lisan itu sangat tajam dan bisa menyakati siapapun.
 

My world Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei