Aku sebenarnya tidak ingin menyerah untuk tetap mempertahankanmu. Aku tetap ingin berjuang. Tetapi percakapan semalam membuat aku yakin bahwa kamu ragu untuk kembali menerima aku dalam hidupmu, kamu tidak bisa percaya dengan aku lagi.
Hari ini kita benar-benar tidak ada komunikasi sama sekali, ini pertama kalinya bukan? Rasanya kangen sekali, aku pengen hubungin kamu, pengen chat kamu, tetapi aku mengurungkannya, karena aku tahu kamu sudah tidak nyaman dengan aku.
Aku tidak tahu hidupku kedepan bakal seperti apa tanpa kamu. Aku harap kita berdua sama-sama menemukan kehidupan baru masing-masing. Yang membuat kita bahagia dan tersenyum selalu...
Salam kangen dariku untukmu :'(
Rabu, 25 November 2015
Senin, 23 November 2015
Untukmu
Hai kamu yg sampai sekarang masih ada dalam hatiku, hari ini hatiku sangat hancur, kamu ingin mengakhiri semua kisah kita, ntah kisah apa yang kita jalani selama ini.
Aku merasa menjadi seseorang yang sangat beruntung bisa mengenal dan dekat dengan kamu, tetapi semua itu harus berakhir malam ini juga, tgl 23 November pukul 21:14..
Aku tidak tahu apa yang membuat kamu marah sekali dengan aku, gara-gara aku memintamu untuk menyampaikan salam kepada orang yang pernah aku sayang, asal kamu tahu aku sudah tidak ada perasaan apa apa dengan orang itu, aku sadar bahwa kamu jauh dan jauh lebih baik darinya, aku hanya merasa iri saja ketika kalian hanya chat berdua tanpa melibatkan aku, dulu kan kita selalu chat bertiga, itu saja, aku hanya merasa menyeaal dan ingin memperbaiki semuanya. Tetapi kenapa kamu tidak pernah mengerti itu, kamu selalu mikir aku memanfaatkan kamu agar aku bisa dekat dengan dia, demi Allah aku tidak seperti itu, aku hanya merasa mungkin kamu bisa membantuku agar kita bertiga bisa seperti dulu lagi.
Dan gara-gara itu, kamu mengatakan untuk tidak mau kenal dengan aku lagi, kamu gak mau chat dengan aku lagi, kamu mau ninggalin aku, aku sedih aku nangis, aku gak mau kehilangan kamu.
Tetapi kamu sepertinya sudah sangat yakin untuk tidak mau mengenalku lagi, aku ingin mempertahankan kamu, tetapi kamu bilang kamu audah merasa ilfeel dengan aku, yaaa aku bisa apa, aku coba bisa nerima saja semuanya, kalau memang kamu sudah tidak membutihkan aku lagi dalam hidupmu, aku akan mencoba ikhlas untuk kau tinggalkan. Aku hanya berharap kamu selalu dilimpahkan kebahagiaan yang lebih, dan aku mintak maaf aku banyak menyakiti kamu...
Aku merasa menjadi seseorang yang sangat beruntung bisa mengenal dan dekat dengan kamu, tetapi semua itu harus berakhir malam ini juga, tgl 23 November pukul 21:14..
Aku tidak tahu apa yang membuat kamu marah sekali dengan aku, gara-gara aku memintamu untuk menyampaikan salam kepada orang yang pernah aku sayang, asal kamu tahu aku sudah tidak ada perasaan apa apa dengan orang itu, aku sadar bahwa kamu jauh dan jauh lebih baik darinya, aku hanya merasa iri saja ketika kalian hanya chat berdua tanpa melibatkan aku, dulu kan kita selalu chat bertiga, itu saja, aku hanya merasa menyeaal dan ingin memperbaiki semuanya. Tetapi kenapa kamu tidak pernah mengerti itu, kamu selalu mikir aku memanfaatkan kamu agar aku bisa dekat dengan dia, demi Allah aku tidak seperti itu, aku hanya merasa mungkin kamu bisa membantuku agar kita bertiga bisa seperti dulu lagi.
Dan gara-gara itu, kamu mengatakan untuk tidak mau kenal dengan aku lagi, kamu gak mau chat dengan aku lagi, kamu mau ninggalin aku, aku sedih aku nangis, aku gak mau kehilangan kamu.
Tetapi kamu sepertinya sudah sangat yakin untuk tidak mau mengenalku lagi, aku ingin mempertahankan kamu, tetapi kamu bilang kamu audah merasa ilfeel dengan aku, yaaa aku bisa apa, aku coba bisa nerima saja semuanya, kalau memang kamu sudah tidak membutihkan aku lagi dalam hidupmu, aku akan mencoba ikhlas untuk kau tinggalkan. Aku hanya berharap kamu selalu dilimpahkan kebahagiaan yang lebih, dan aku mintak maaf aku banyak menyakiti kamu...
Rabu, 14 Januari 2015
MOM & DAD
Sungguh pengecut diriku, aku datang kesini ketika aku ada masalah, ketika aku sedang bingung dan ketika aku sedang bersedih
saja.
Hari ini aku merasa sangat sedih, karena aku mengetahui bahwa orang tuaku telah berantem selama 1 minggu lebih, aku merasa bukan anak yang baik, aku merasa aku bukan anak yang bisa diandalkan, selama satu minggu aku hanya bermain dan bersenang-bersenang, namun disisi lain orang tua sedang berselih paham dan saling tidak berbicara satu sama lain. pada hari ini aku telvonan dengan ibukku, namun kemudian aku merasa ibukku sedang bersedih, ibukku seakan menahan tangisnya, aku kemudian bertanya pada ibukku ada apa sebenarnya kok aku merasa ibu sedang bersedih, awalnya ibuku tidak mau bicara, namun setelah aku memaksanya ibu jujur padaku bahwa dia sedang berantem dengan ayahku, seketika itu suara ibu pecah, dan aku sekuat hati menahan tangisku, dan masalah sekarang ini tidak jauh-jauh dari masalah sebelumnya, yaitu ada sesorang yang memang sengaja ingin menghancurkan keluarga kami, nomer tidak dikenal mengsms ayahku dan melaporkan hal-hal yang tidak benar, nomer tak dikenal tersebut menfitnah ibuku, sungguh hati ini sangat sakit mendengarnya, aku kemudian tak kuasa menahan tangisku, aku menangis bersama ibuku di telvon. Sore hari aku mencoba menelvon ayah dan menanyakan apa yang sedang terjadi, tetapi ayah tidak mengakui kalau mereka sedang berantem, tetapi aku merasakan ayahku menahan tangisnya, aku betul-betul merasakannya, hatiku sakiit, sangat sangat sakit.
Kedua orang tuaku berantem emang bukan pertama kalinya, sedari kecil aku sudah melihat mereka barantem. Aku sangat sedih sekali, hatiku hancur ketika mengingat hal itu semua. Dan aku sangat kecewa pada diriku karena aku tidak dapat berbuat apa apa.
Ya Allah jika hamba diberikan satu permintaan hamba ingin agar keluarga hamba hidup dengan tenang, rukun dan menjadi keluarga yang sangat-sangat harmonis di muka bumi ini. dan aku harap orang yang berusaha mengancurkan keluarga hamba itu diberikan kesadaran.
Hari ini aku merasa sangat sedih, karena aku mengetahui bahwa orang tuaku telah berantem selama 1 minggu lebih, aku merasa bukan anak yang baik, aku merasa aku bukan anak yang bisa diandalkan, selama satu minggu aku hanya bermain dan bersenang-bersenang, namun disisi lain orang tua sedang berselih paham dan saling tidak berbicara satu sama lain. pada hari ini aku telvonan dengan ibukku, namun kemudian aku merasa ibukku sedang bersedih, ibukku seakan menahan tangisnya, aku kemudian bertanya pada ibukku ada apa sebenarnya kok aku merasa ibu sedang bersedih, awalnya ibuku tidak mau bicara, namun setelah aku memaksanya ibu jujur padaku bahwa dia sedang berantem dengan ayahku, seketika itu suara ibu pecah, dan aku sekuat hati menahan tangisku, dan masalah sekarang ini tidak jauh-jauh dari masalah sebelumnya, yaitu ada sesorang yang memang sengaja ingin menghancurkan keluarga kami, nomer tidak dikenal mengsms ayahku dan melaporkan hal-hal yang tidak benar, nomer tak dikenal tersebut menfitnah ibuku, sungguh hati ini sangat sakit mendengarnya, aku kemudian tak kuasa menahan tangisku, aku menangis bersama ibuku di telvon. Sore hari aku mencoba menelvon ayah dan menanyakan apa yang sedang terjadi, tetapi ayah tidak mengakui kalau mereka sedang berantem, tetapi aku merasakan ayahku menahan tangisnya, aku betul-betul merasakannya, hatiku sakiit, sangat sangat sakit.
Kedua orang tuaku berantem emang bukan pertama kalinya, sedari kecil aku sudah melihat mereka barantem. Aku sangat sedih sekali, hatiku hancur ketika mengingat hal itu semua. Dan aku sangat kecewa pada diriku karena aku tidak dapat berbuat apa apa.
Ya Allah jika hamba diberikan satu permintaan hamba ingin agar keluarga hamba hidup dengan tenang, rukun dan menjadi keluarga yang sangat-sangat harmonis di muka bumi ini. dan aku harap orang yang berusaha mengancurkan keluarga hamba itu diberikan kesadaran.
Langganan:
Postingan (Atom)